ads

Slider[Style1]

Interview

Video

Fanmeeting

Drama

[WAWANCARA] Ceci China Juni 2015: The Power of Ji Chang Wook

Berkat drama “Smile Donghae” dan “Empress Ki”, Ji Chang Wook memenangkan penghargaan Excellence Actor (Aktor Terbaik) dari KBS dan MBC karena kemampuan aktingnya yang luar biasa, namun drama yang memberinya popularitas ke seluruh Asia masih tetap drama “Healer”. Drama ini menampilkan romansa yang tipikal di drama Korea, dan juga dikombinasikan dengan komedi, intrik dan elemen yang lain, menceritakan cerita seorang kurir bernama “Healer” yang menyamar sebagai reporter untuk menyingkap masa lalu dan menemukan cinta sejati di saat bersamaan. Ketika ditanya apa pesona “Healer” Seo Jung Hoo yang menariknya, Ji Chang Wook mengatakan dia menyukai peran seperti itu yang punya gambaran jelas dan juga mengasyikkan di waktu yang bersamaan. “Seo Jung Hoo awalnya kesepian; dia tidak suka bersama orang lain; apa yang ia inginkan hanyalah memperoleh uang untuk membeli pulau terpencil dan tinggal disana sendirian, hingga Chae Young Shin muncul di kehidupannya, dia mulai melindungi dan mencintainya, dan perlahan membuka hatinya untuknya. Karakter ini awalnya karakter yang dingin menjadi orang yang memahami orang lain, dan bahkan mencintai orang lain. Proses ini sangat menyentuhku, memberiku banyak ruang untuk mengeksplorasi dan menemukan jati dirinya.”

Sedikit Lebih Banyak Waktu untuk Berpikir 
Setelah “Healer” selesai tayang, Ji Chang Wook terus menerus punya jadwal yang beragam dan berbagai wawancara. Dia berkata dia sedikit bingung apa yang harus dilakukan dan merasa khawatir ketika “Healer” tamat. Hari-hari telah berlalu, dia menjadi sedikit lebih rileks sekarang, dan akhirnya merasa telah keluar dari drama. Ji Chang Wook selalu menunjukkan dirinya sendiri sebagai seseorang yang serius tentang pekerjaan dan cermat, namun menolak dengan keras disebut sebagai perfeksionis. Dia berkata dia menikmati berpikir, dan keinginannya untuk secara sempurna menampilkan perannya membuat dia membaca naskah berulang kali, dan dia mendapat pemahaman baru setiap kali dia baca ulang naskahnya. “Aku bukanlah seorang perfeksionis, dan aku juga bukan orang yang cermat pada kenyataanya. Selalu ada periode waktu setelah syuting dimana aku harus diwawancarai banyak hal, dan setiap wawancara membuatku menata kembali pikiranku dan mengingat apa yang terjadi ketika syuting. Ini adalah proses bagiku untuk menyelesaikan semuanya, dan wawancara-wawancara selalu bisa menciptakan letupan seperti itu bagiku, jadi bagiku, diwawancarai sangat berarti.

Kehidupan dengan banyak variasi, peran yang menarik 
Dari Donghae di “Smile Donghae” yang tumbuh di keluarga single-parent, ksatria Baek Dong Soo yang tak terkalahkan di “Warrior Baek Dong Soo” yang gegabah namun baik hati, Kaisar Yuan yang gila namun terobsesi dengan cinta di “Empress Ki”, hingga “Healer” yang baru saja berakhir, peran-peran yang dimainkan oleh Ji Chang Wook selalu segar dengan kepribadian yang unik. Dia berkata dia berharap mendapatkan pengalaman akting yang lebih kaya. Apakah itu drama sejarah atau modern, dia ingin menantang peran yang berbeda-beda, dan berharap menampilkan karakter-karakternya sehingga sebisa mungkin tampil beda. Tujuh tahun setelah debut, dia menunjukkan akting yang matang, dan ini berkat fondasinya yang kuat di musikal dan sikapnya yang serius untuk mempelajari setiap keping naskah.

Ji Chang Wook pernah berkata, “Drama musikal adalah yang paling berarti, tapi aku perlu berakting di drama dan film jika aku ingin mendapatkan lebih banyak pengakuan dari publik.” Setiap kali dia ditanya oleh reporter tentang jawaban-jawabannya terdahulu, pemikirannya terlihat lebih matang, dan dia mengangguk dan menjawab dengan senyuman, “Sekarang, kupikir berakting di musikal dan drama sama-sama berarti. Pertunjukan di atas panggung harus diselesaikan dalam satu tarikan nafas, dan itu punya pesona ‘siaran langsung’ dengan penonton yang duduk di depan, namun pertunjukan itu tidak bisa menangkap semua detail sebanyak kamera. Sebagai contoh, penonton mungkin tidak dapat menangkap semua hal yang seorang aktor lakukan, namun drama dan film berbeda karena detail-detailnya dapat ditampilkan secara lebih detail ketika berhadapan dengan kamera. Bagiku, keduanya punya pesona yang benar-benar berbeda.” Ji Chang Wook yang sekarang adalah seorang aktor yang tidak terbatasi – gaya, subyek dan peran bukanlah kriterianya memilih suatu naskah – selama dia menyukainya, dia akan mampu mencurahkan diri sepenuhnya untuk sebuah peran baru. “Apa kriteria tokoh yang menarik? Ini faktanya adalah pertanyaan yang sangat subyektif, jadi aku akan selalu mempertimbangkan tiga aspek ketika memilih suatu naskah – apakah proyek itu sendiri menarik bagiku, apakah perannya terlihat mempesona bagiku, dan apakah aku punya kepercayaan diri untuk melakukan peran ini dengan baik.”

Berbicara tentang tren terbaru produksi gabungan Cina-Korea, Ji Chang Wook mengungkapkan, “Aku pikir pertukaran budaya seperti ini berharga, aku berharap bekerja bersama aktor-aktor dan sutradara Cina juga bila ada kesempatan.” Ketika ditanya siapa aktor yang dia inginkan bekerja dengannya, dia menjawab, “Julian Cheung. Aku bertemu dengannya di sebuah acara. Walaupun kita hanya bertemu sebentar, aku merasa dia adalah aktor yang hebat.”

Ji Chang Wook menginginkan untuk menjadi aktor yang bagus, dia berkata “aktor yang bagus” adalah konsep yang sangat luas dan dia sendiri tidak bisa mendefinisikannya. Dia hanya berharap para penonton dan seniornya akan berkata “Dia adalah aktor yang bagus” kapanpun mereka menyebut dia. “Aku berharap ketika aku melihat ke belakang beberapa tahun kemudian, aku akan bisa secara jujur menyebut diriku ‘aktor yang bagus’, dan itu sudah cukup.”

Kesederhanaan, kegigihan, kerja keras 


Top